Faktaexpose.com, PADANG — PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) Pekanbaru terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar masyarakat di Provinsi Riau, Sumatera Barat (Sumbar), dan Kepulauan Riau (Kepri) sepanjang Semester I 2026.
Beragam program tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat. Program yang dijalankan mencakup bidang sosial, pendidikan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi hingga literasi keuangan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, Pegadaian Kanwil Pekanbaru telah merealisasikan sejumlah program strategis, di antaranya pembangunan dan renovasi sarana rumah ibadah di enam lokasi untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan.
Di bidang sosial, perusahaan juga menyalurkan bantuan paket sembako serta sarana dan prasarana kepada 13 panti sosial, lingkungan masyarakat, dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Komitmen terhadap dunia pendidikan diwujudkan melalui pemberian beasiswa dan perlengkapan sekolah di enam lokasi, serta bantuan sarana pendidikan di satu titik di Provinsi Riau guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Pada sektor kesehatan, Pegadaian menyalurkan makanan cepat saji dan protein hewani di 28 titik, termasuk dua lokasi di Sumatera Barat, sebagai upaya membantu pemenuhan gizi masyarakat.
Sementara itu, di Kepulauan Riau, perusahaan melaksanakan program pembangunan berkelanjutan melalui penyediaan fasilitas umum berupa pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), serta bantuan mesin perahu dan jaring ikan bagi nelayan di dua lokasi untuk meningkatkan keselamatan dan produktivitas masyarakat pesisir.
Pegadaian juga menggelar kegiatan penghijauan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Dalam mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat, Pegadaian memberikan edukasi mengenai financial planning di sekitar 58 titik. Program ini bertujuan mendorong masyarakat agar mampu mengelola keuangan secara lebih bijak, produktif, dan berkelanjutan.
Selain itu, pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian melalui pelatihan peningkatan kapasitas usaha, fasilitasi promosi lewat berbagai kegiatan bazar, serta bantuan sarana usaha di tiga lokasi.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil Pekanbaru mengatakan implementasi program ESG merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis perusahaan, yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Pegadaian percaya bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, melalui berbagai program ESG, kami terus berupaya menghadirkan manfaat nyata, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, penguatan sarana ibadah, pembangunan fasilitas umum, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Seluruh program tersebut merupakan bentuk komitmen Pegadaian dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah kerja kami,” ujarnya.
Ke depan, Pegadaian Kanwil Pekanbaru akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas dampak positif program ESG.
Melalui semangat #MelayaniSepenuhHati, Pegadaian berkomitmen menghadirkan layanan keuangan yang inklusif sekaligus menjalankan berbagai program sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, serta Indonesia secara berkelanjutan.
(Widya)
















