Fakta Expose.COM.SIDOARJO — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengunjungi Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (25/5). Di sela rangkaian kegiatannya di Sidoarjo, Menko Pangan Zulkifli Hasan yang akrab dipanggil Zulhas bersilaturahmi dengan Pengasuh Pesantren Progresif Bumi Shalawat KH. Agoes Ali Masyhuri atau Gus Ali, berdialog dengan sekitar 300 santri, serta menyerahkan hewan kurban.
Menko Zulhas menyampaikan apresiasi terhadap Pesantren Progresif Bumi Shalawat sebagai salah satu pesantren modern terkemuka di Sidoarjo. Pesantren yang didirikan KH. Agoes Ali Masyhuri pada 2010 ini memadukan pendidikan agama, tradisi kitab kuning, dan pendidikan umum berstandar internasional.
Dalam dialog bersama para santri, Zulhas menilai Pesantren Bumi Shalawat telah berkembang menjadi lembaga pendidikan yang membanggakan. Ia menyebut para santri memiliki prestasi kuat dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga pada level nasional dan internasional.
Zulhas menekankan dua hal penting bagi para santri, yakni keberanian dan kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, keberanian menjadi syarat utama untuk maju, sementara rasa ingin tahu dan cara berpikir kritis diperlukan agar pelajar Islam dapat bersaing dan mengambil peran lebih besar di masa depan.
Di akhir dialog, Zulhas mengajak para santri membangun kebiasaan memilah sampah organik, nonorganik, serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari lingkungan pesantren. Kunjungan ditutup dengan penyerahan hewan kurban seberat 1.112 kilogram kepada pihak pesantren sebagai simbol semangat berbagi dan kebersamaan menjelang Idul Adha.
(Zulham)
















