Faktaexpose.com, JAKARTA — Belasan orang mendeklarasikan dan dilantik untuk kepengurusan Kampung Kerukunan Kelurahan Kembangan Selatan, Pelantikan langsung dipimpin Junaedi lurah kembangan Selatan, Jakarta Barat.
Deklarasi dan pelantikan Kampung Kerukunan ini di hadiri wakil walikota Jakarta Barat Ali Murtado, pengurus MUI Jakarta Barat, Petugas Kemenag Yang mewakili, Tokoh Agama dari berbagai agama yang mewakili, TNI-Polri, Tokoh masayarakat dan stakholder terkait.
Hardi Solaeman ketua terpilih Kampung Kerukunan Kembangan Selatan, mengatakan, Ia bersama masyarakat umat beragama untuk menjaga kesatuan kerukunan.

” Kami bersama masyarakat umat beragama yang lain untuk menjaga kesatuan kerukunan kebinekaan beragama berdasarkan pancasila di negara kesatuan Indonesia,” kata dia, di SLB B Pangudi Luhur Jakarta Barat, Sabtu (8/8/2026).
Sementara wakil walikota Jakarta Barat yang hadir dalam pesan sambutannya memberikan apresiasi dan merupakan bagian momentum untuk saling kenal di wilayah Jakarta Barat dari penyelenggaraan acara yang dideklarasikan.
” Tentunya bagi saya ini bagian momentum untuk saya bisa mengenal di wilayah Jakarta Barat, karena sebelumnya saya lebih banyak bertugas di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, Dengan diacara ini sangat baik mengantarkan awal saya kenal di Jakarta Barat,” kata Ali Murtado mantan wakil walikota Jakarta Selatan.

Kerukunan merupakan adanya keragaman sehingga harus terbentuk untuk kerukunan masyarakat yang guyub memberikan kemerdekaan pada siapapun untuk mendirikan tempat ibadah.
Kampung kerukunan perlu sangat dirawat bagai merawat tanaman sesungguhnya perlu konsisten, perlu keteraturan dan niat, FKUB Jakarta Barat mencoba menjadi model untuk DKI Jakarta khususnya Jakarta Barat untuk berkembang lagi kampung kerukunan,” ujar Ali Murtado.
Perkembangan waktu berjalan dan zaman yang makin berkembang akan menjadi banyak persoalan wilayah, Untuk itu Kampung Kerukunan bisa memberikan filter dan pendinginan di wilayah, jika ada persoalan yang akan menjadi permasalahan diatara lainnya, baik perbedaan keragaman, ekonomi dan politik.
” Implementasi dari kampung kerukunan banyaknya permasalahan seperti yaitu zero intolerens, zero tawuran dan zero narkoba , makanya untuk itu di rawat kampung kerukunan dengan menjaga kerukunan di wilyah dengan baik dan nyata.
Dan Ia juga berpesan pada pengurus Kampung Kerukunan untuk dibukanya ruang ruang interaksi pertemuan di masyarakat untuk kolaborasi dengan kelembagaan yang lain.
Disisi akhir wakil walikota Jakarta Barat bersama stakholder menanam pohon kerukunan bersama di halaman SLB B Pangudi Luhur.
(Yons)
















