News  

Jelang Lebaran UP PKB Kedaung Angke Laksanakan Ram Chek di Dua Terminal

Faktaexpose.com, JAKARTA – Petugas UPPKB Kedaung Kali Angke menggelar operasi ram check terhadap angkutan umum di sejumlah titik di wilayah Jakarta Barat. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan Lebaran dalam kondisi aman dan layak beroperasi.

Pelaksanakan pengujian kendaraan (ramcek) di dua titik yakni terminal bus Kalideres dan terminal bus transit Grogol Jakarta Barat.

” Pelaksanaan sudah dimulai kemarin Senin tanggal 9 Maret, rencana sampai tanggal 28 Maret, kita melayani di dua terminal Jakarta Barat, yakni terminal bus Kalideres dan terminal bus transit Grogol,” kata Kepala UPKB Kedaung Angke Didi Kurniawan melalui kasatpel Zulfikar di kantornya, Selasa (10/3/2026).

Selain di terminal, pemeriksaan kendaraan angkutan umum juga dilakukan di beberapa lokasi lain seperti tempat wisata serta kawasan sekitar Stasiun Jakarta Kota.

Menurutnya, kegiatan ram check dilakukan setiap hari guna memastikan seluruh armada angkutan Lebaran siap melayani masyarakat selama masa arus mudik.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek berbagai aspek kelayakan kendaraan, mulai dari kondisi teknis kendaraan, kelengkapan alat keselamatan, hingga memberikan sosialisasi terkait keselamatan dan kenyamanan bagi pengemudi maupun penumpang.

Pada hari pertama pelaksanaan ram check di Terminal Kalideres, petugas menemukan sekitar 18 kendaraan yang belum memenuhi persyaratan teknis.

” Kemarin senin (9/3) ada 18 bus kendaraan yang tidak layak uji ramcek di terminal Kalideres,” kata dia.

Meski demikian, sebagian kendaraan masih dapat dioperasikan setelah melakukan perbaikan dan melengkapi kekurangan yang ada.

“Beberapa kendaraan ditemukan belum memenuhi standar teknis, seperti kelengkapan alat keselamatan yang masih kurang dan harus segera dilengkapi oleh perusahaan atau pemilik kendaraan,” jelasnya.

Ram check Lebaran ini dilakukan secara menyeluruh terhadap kendaraan angkutan penumpang antar kota antar provinsi (AKAP) yang beroperasi di terminal.

Bagi kendaraan yang dinyatakan layak jalan, petugas akan memberikan sertifikat kelayakan serta menempelkan stiker dari Kementerian Perhubungan sebagai tanda kendaraan siap melayani angkutan Lebaran.

Sementara kendaraan yang belum laik jalan akan dikembalikan kepada pemiliknya untuk dilakukan perbaikan sebelum kembali dioperasikan.

Zulfikar juga mengimbau kepada para pengemudi dan pemilik kendaraan untuk mempersiapkan armada sebaik mungkin, termasuk memastikan kondisi ban dalam keadaan baik serta melengkapi peralatan keselamatan seperti palu pemecah kaca dan alat pemadam api ringan (APAR).

Selain itu, pengemudi juga diminta menjaga kondisi kesehatan, tidak mengonsumsi zat terlarang, serta tidak mengemudi melebihi batas waktu operasional yang telah ditentukan demi menjaga keselamatan perjalanan.

(Yons)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *