PESISIR SELATAN – Senyum syukur merekah di wajah warga Taratak Baru, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Jurai Bayang Utara. Sabtu (21/2), Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan resmi menyerahkan 20 unit Hunian Sementara (Huntara) yang telah rampung dibangun bagi masyarakat terdampak bencana.
Peresmian ini tidak hanya menjadi simbol hadirnya tempat bernaung yang layak, tetapi juga dibarengi dengan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap II yang diserahkan secara simbolis oleh jajaran pemerintah daerah bersama mitra penyalur, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Huntara: Langkah Awal Menuju Pemulihan
Sebanyak 20 unit huntara ini disiapkan sebagai solusi cepat pemerintah agar warga tidak lagi merasa cemas menunggu pembangunan rumah tetap. Hunian ini dirancang untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para penyintas.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang bekerja cepat dalam pembangunan fisik maupun penyaluran bantuan finansial.
“Alhamdulillah, hari ini 20 unit huntara resmi ditempati. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan warga tidak kehilangan tempat tinggal yang layak. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi di masa transisi ini,” ujar Bupati.
BRI Pastikan Penyaluran Transparan
Sebagai bank penyalur bantuan, BRI berkomitmen penuh mengawal setiap rupiah dana bantuan agar sampai ke tangan yang berhak tanpa kendala. Pimpinan Cabang BRI, Helmi Shauman, menegaskan bahwa proses penyaluran DTH dilakukan secara profesional dan akuntabel.
“Kami siap memastikan seluruh proses penyaluran dana berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan. Dukungan BRI adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak,” tegas Helmi.
Masih Ada Kelanjutan untuk 38 KK Lainnya
Meski 20 unit telah rampung, pemerintah daerah memastikan tidak ada warga yang tertinggal. Tercatat masih ada 38 Kepala Keluarga (KK) yang telah disetujui datanya dan akan segera menyusul dalam proses pembangunan serta penyaluran bantuan tahap berikutnya.
Wakil Bupati Pesisir Selatan menambahkan bahwa pemerintah akan terus mengawal proses ini hingga seluruh penerima manfaat mendapatkan hak mereka sepenuhnya. Ia pun meminta doa dan kesabaran masyarakat agar seluruh tahapan berjalan lancar.
Prosesi Khidmat di IV Jurai
Acara yang berlangsung khidmat ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan bantuan DTH Tahap II secara langsung kepada perwakilan warga. Kehadiran unsur pemerintah daerah, perangkat nagari, dan pihak perbankan di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa gotong royong adalah kunci utama pemulihan Pesisir Selatan.
Kini, warga Taratak Baru bisa bernapas lebih lega. Di balik pintu huntara yang baru diresmikan, ada harapan baru yang mulai tumbuh menuju kehidupan yang lebih sejahtera. (*)
















