News  

Warga Brebes Dikejutkan Temuan Mayat Pria Dalam Koper Diduga Dimutilasi

Oplus_131072

Faktaexpose.com, BREBES – Warga desa Sukareja kecamatan Banjarharjo kabupaten Brebes di kejutkan adanya penemuan mayat dirumah kosong dalam koper diduga dimutilasi.

Dalam tayang live tiktok akun @MANTANKU, mayat dimutilasi dalam koper, dimungkinkan jenis laki laki. Masih dari tayangan akun tiktok live @MANTANKU, dengan suara seorang pria,” Menurut kabar sekitar ditemukan tadi jam 2 siang, dalam koper, ditemukan ada tangan seperti tangan laki laki. Masih pria dalam akun live tiktok menyuarakan,” jenazahnya dibawa polisi inafis Polres Brebes,” kata dia. Live tiktok juga disuarakan seorang wanita akun @Cutegirl1,” Rame banget warga pada lihat, katanya ada yang dimutilasi, belum tahu korbannya, Semoga allmarhum diterima Allah Subhanaa Wataala,” ucap seorang wanita dalam live tiktok akun @ Cutegirl1. Senin (16/2/2026)

Dilansir Panturapost, Tengah proses autopsi yang dilakukan tim Dokter Kepolisian, sejumlah fakta awal memunculkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban berakhir mengenaskan di ruang tersembunyi sebuah rumah warga?

Dini hari Selasa (17/02/26), tim Dokter dan Kedokteran Kepolisian dari Polda Jawa Tengah melakukan autopsi di kamar mayat RSUD Brebes.

Pemeriksaan forensik dilakukan secara menyeluruh untuk menelusuri penyebab kematian, estimasi waktu kejadian, hingga indikasi kekerasan lain yang mungkin dialami korban.

Korban diketahui bernama Sapri (67), warga Desa Pende, Banjarharjo. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tidak utuh di dalam koper yang dikubur di lantai salah satu ruangan rumah.

Di dalam koper itu, tim menemukan tubuh korban bersama dua potongan kaki yang telah terpisah, detail yang menguatkan dugaan adanya upaya sistematis pelaku untuk menghilangkan jejak.

Polisi masih menahan diri untuk menyimpulkan penyebab pasti kematian. Namun, indikasi awal mengarah pada dugaan pembunuhan yang disertai mutilasi.

Fokus penyelidik kini tak hanya pada bagaimana korban tewas, tetapi juga bagaimana jasadnya bisa dipindahkan, disembunyikan, lalu dikubur di lokasi yang relatif tertutup dari perhatian warga.

Penemuan tersebut berawal dari kecurigaan keluarga pemilik rumah yang hendak membersihkan bangunan. Rumah itu diketahui milik seorang perempuan muda yang sedang bekerja sebagai TKW di Taiwan.

 

Aroma amis dan bercak darah di dalam tanah ruangan memicu kecurigaan hingga akhirnya koper berisi jasad ditemukan.

“Awalnya curiga ada darah dan bau amis di dalam tanah dalam ruangan rumah. Setelah dicek ternyata ada tubuh manusia dalam koper yang terkubur,” ungkap Sekdes Rohandi.

Di sisi lain, jejak perjalanan terakhir korban turut menjadi titik penting penyelidikan. Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum menghilang korban sempat berpamitan pada Minggu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Ia disebut hendak menemui seseorang bernama Rokib terkait utang sebesar Rp5 juta.

Menurut keterangan anak korban, Rohman, ayahnya membawa uang tunai sekitar Rp20 juta serta sebuah telepon genggam sebelum pergi. Setelah itu, komunikasi terputus dan korban tak pernah kembali.

Fakta ini menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk menelusuri kemungkinan motif ekonomi maupun konflik pribadi.

“Kami kira hanya sebentar, tapi ternyata tidak pulang-pulang hingga ditemukan meninggal dunia,” tutur Rohman.

Keluarga korban kini menunggu kejelasan hasil autopsi sekaligus perkembangan penyelidikan polisi. Menantu korban, Anto Suwanto, menyampaikan harapan agar pelaku segera ditemukan dan dihukum setimpal.

 

Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena memperlihatkan pola kejahatan yang dinilai tidak lazim, tubuh dimutilasi, dimasukkan ke koper, lalu dikubur di dalam rumah.

Polisi masih memeriksa sejumlah saksi, menelusuri hubungan korban dengan orang-orang terakhir yang ditemui, serta mengumpulkan bukti forensik di lokasi.

Di balik sorotan publik, satu hal masih menjadi misteri utama, apakah kematian Sapri terjadi karena persoalan utang, atau ada cerita lain yang belum terungkap?

Hingga proses penyelidikan tuntas, koper yang terkubur itu masih menyimpan banyak pertanyaan dan keluarga korban menunggu jawaban yang utuh. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *