Faktaexpose.com, JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta komisi C Fraksi PKB Tri Waluyo menggelar Reses ke 2 dalam masa persidangan 2 tahun sidang 2025 – 2026 diwilayah RW 21 Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, Kamis (5/2/2026).
Acara yang digelar di tokoh masyarakat, tokoh agama, ratusan warga setempat dan perwakilan sudin LH Jakarta Utara.
Tri Waluyo legislator DKI Jakarta dari fraksi PKB, kata Tri, Reses ini untuk mendapat masukan aspirasi warga yang menjadi keluhan dan usulan, bahkan persoalan. Setidaknya kami bisa mengetahui yang di usulkan kepada warga disini.
Kesempatan warga pada waktunya, banyak menanyakan hal hal peersoalan lingkungan kebersihan, bahkan dari komunitas ibu taklim pengajian adanya Gerakan Pilah Sampah ( GPS ), Dan usulan pengadaan Germot ( gerobak motor) agar diprioritaskan ke DLH ( Dinas Lingkungan Hidup ), kejelasan untuk mendapatkan KJP, Bansos dan BPJS pelayanan kesehatan.
Terkait usulan keluhan dan keinginan warga itu, Tri menyampaikan akan menindak lanjuti ke pihak terkait melalui stafnya.

Usulan warga yang diterima dirinya, Tri akan mengupayakan dengan berkoordinasi ke pihak terkait. Dimana hal usulan warga untuk diadakan alat untuk kebersihan.
” Jadi untuk usulan alat kebersihan, nanti saya akan koordinasi ke pihak terkait, namun untuk kendaraan pengangkut seperti odong-odong harusnya wilayah minta bantuan ke CSR atau pihak swasta, nanti akan saya dorong,” jelasnya.
Diketahui CSR ( Corporate Social Responsibility ) adalah istilah yang paling umum untuk tanggung jawab sosial perusahaan, di mana perusahaan swasta memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Terkait kejelasan KJP dan Bansos,
Tri Waluyo menjelaskan kepada warga,” jadi untuk kejelasan tidak mendapatkan KJP dan Bansos, saya harapkan untuk mengecek kembali data ke kelurahan atau ke staf saya,” kata Tri.
Sambung dia, Karena data itu juga, mungkin ibu bapak memiliki harta yang lebih, Dan jika tidak ada harta benda kemudian tidak mendapatkan KJP dan Bansos tolong datanya di usulkan kembali. Ia juga menjelaskan rumor BPJS akan dihapus, memang usulan dari kami ke pemprov DKI, jika dihapus kedepannya warga DKI untuk mendapatkan pelayanan kesehatan cukup dengan menunjukkan KTP saja,” terang Tri Waluyo.
















