TNI AL Kembali Luncurkan Kapal Harbour Tug Yang ke 3 Buatan Dalam Negeri

oleh -1735 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, JAKARTA – TNI Angkatan Laut kembali bangun satu kapal Harbour Tug yang di produksi dalam negeri PT Noahtu Shipyard, sebelumnya TNI AL telah membuat 2 kapal jenis yang sama Harbour Tug pada bulan Agustus 2023.

Pada Selasa (3/10/2023) pagi TNI Angkatan Laut kembali melaksanakan Shipnaming dan Launching satu kapal Harbour Tug yaitu H-405 dipimpin Asissten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog Kasal) Laksamana Muda TNI Agus Santoso digalangan kapal Noahtu Shipyard, Tanjung Priok Jakarta Utara.

Kapal ke tiga yang akan diluncurkan akan diberi nama ” Gunung Ranai ” merupakan kapal Harbour Tug TNI AL yang dirancang untuk memberikan pelayanan pemanduan dan penundaan dalam membantu pergerkan manuver Kapal Perang (KRI) keluar masuk pelabuhan.

” Pembangunannya dilatar belakangi dengan bertambahnya unsur KRI di Koarmada 1, dimana saat ini sudah diperkuat kapal jenis angkut Tank, bantu rumah sakit dan Patroli, sehingga dibutuhkan adanya kapal Harbour Tug, Dan kapal satu unit Harbour Tug ini nantinya akan ditempatkan di Koarmada 1,” jelas Agus Santoso.

Disebutkan Laksamana Muda TNI Agus Santoso, Kapal memiliki panjang 30 meter dengan lebar 12 meter, serta tinggi 5,10 meter memiliki kecepatan 12 knot dengan endurance hingga 5 hari dengan dilengkapi akomodasi untuk 10 orang personel.

Baca Juga  Kebakaran di Pengelolaan Ikan Asin Tradisional Muara Angke Pos Polairud Markas Kaliadem Polda Metro Jaya Lakukan Bantuan Tim Damkar Mencari ke Sumber Air

Kembali Aslog Kasal menjelaskan, Selain itu kapal Harbour Tug berfungsi sebagai kapal Search and Resque (SAR) dengan dilengkapi External Fire Fighting untuk membantu pemadaman kebakaran dan evakuasi korban dilaut dengan Independent Engine Drive kapasitas 650 m3/jam dengan jangkuan 90 meter untuk penanggulangan kebakaran dilaut atau dipelabuhan.

Dan kapal ini juga memiliki Sistem Oil Dispersant dengan kapasitas tanki 3 m3/jam untuk penanggulangan pencemaran air laut oleh tumpahan minyak dilaut.

Lebih lanjut Agus Santoso paparkan, Sejumlah kemampuan juga dimiliki oleh kapal tersebut diantaranya, Bollard Pull 35 ton, sudut pandang rumah kemudi hingga 360 drajat, pemindahan kapal dan escorting services dengan menggunakan winch yang ada di haluan dan buritan, dilengkapi dengan sistem Propulsi Azimuth Stem Drive sehingga kapal dapat bermanouver 360 drajat diam di tempat.” tutur Agus.

” TNI AL berkomitemn untuk melaksanakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta mengurangi produk import, Hal ini ditegaskan olah Bapak Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali baru baru ini,” kata Agus.

Masih kata Aslog Kasal, Langkah ini diambil guna mendukung penerintah dalam meningkatkan perekonomian, sekaligus sebagai wujud kemandirian bangsa dalam pemenuhan alat utama sistem senjata ( Alutsista ) dan meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global.

(Yons)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *