Faktaexpose.com, JAKARTA-Ribuan Driver ojol seJabodetabek berkumpul di depan Mako Brimob Polda.Metro Jaya Di Kwitang Jakarta Pusat Jumat (29/08/2025).
Massa driver yang berkumpul pada pukul.14:00 Wib melakukan orasi buntut meninggalnya Affan Kurniawan (22) rekan mereka yang tertabrak mobil Rantis Brimob pada Kamis malam di bendungan Hilir.
Massa ada yang membawa poster bertuliskan “Polisi Pembunuh” dan ada juga yang berteriak teriak minta.ketujuh oknum brimob agar di hadapkan di depan Publik.
Suasana.mulai tidak terkendali dan memanas Pada.Pukul 14:00 dengan mulai melemparkan botol.air mineral ke arah Markas brimob yang dijaga oleh BKO TNI AL dan AD .
Tak berapa lama massa juga menembakkan petasan dan merangsek menaiki patung berusaha merobohkan patung berkuda serta menghancurkan tulisan di tembok mako Brimob Kwitang Polda Metro Jaya dengan bambu serta mencoret dinding bertuliskan “Polisi Pembunuh” dengan Cat Semprot.
Suasana sudah makin memanas hingga Polisi terpaksa menembakan gas air mata kearah demonstran hingga membuat sebagian massa.mundur ke dua arah Atrium dan ke Tugu Tani.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun sudah menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.
Sementara Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Abdul Karim menyatakan, tujuh Brimob yang ada di dalam rantis saat melindas Affan terbukti melanggar kode etik. Mereka ditahan atau ditempatkan khusus (dipatsus).
” Saat ini tujuh pelaku sudah dalam proses pemeriksaan,” kata Abdul di Jakarta, Jumat, 29 Agustus 2025.
Menurut, ketujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya itu berada di dalam mobil rantis yang menabrak pengemudi ojol saat demo berujung rusuh. Abdul mengatakan mereka saat ini masih dalam pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut.
Disebutkan dia ke tujuh anggota tersebut, masing-masing berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J. “Ketujuh orang ini berada dalam rantis tersebut,” jelasnya.
(Wies)
















