Puluhan Keluarga Korban Pengeroyokan di Komplek Kota Indah Datangi Polsek Taman Sari Tanya Hasil Perkembangan Kasusnya

oleh -137 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com. jakarta Barat – Puluhan orang yang terdiri dari keluarga korban pengeroyokan berinisial (YT) mendatangi polsek taman jakarta barat. Kedatangan mereka ingin menanyakan hasil perkembangan hasil kasus pengeroyokan yang terjadi di Komplek Kota Indah, Pinangsia, Jumat dini hari (15/12/2023).

Erwin yang mewakili keluarga korban mengatakan, kedatangannya untuk menanyakan hasil perkembangan laporan pengeroyokan yang di alami (YT) dan ternyata hasil perkembangannya cukup baik.

“Saya melihat sendiri bahwa salah satu pelaku sudah di tangkap dan semoga pelaku lainnya cepat tertangkap” ujar Erwin, Selasa (19/12/2024) di halaman Polsek Taman Sari, Kec Taman Sari Jakarta Barat.

Erwin pun memberikan aplouse pada kinerja polisi sehingga satu pelaku sudah tertangkap dan semoga semuanya terungkap.

Sementara itu, Kompol Suparamin Kanit Reskrim Taman Sari yang mewakili Kapolsek Taman Sari mengakui kedatangan keluarga korban untuk menanyakan perkembangan kasus pengeroyokan yang dialami keluarganya.

Baca Juga  Razali Putra Darul Aman Mintak Penegak Segera Hentikan BimtekKarna Menghaburkan Uang Rakyat

Kompol Suparmin juga menceritakan secara singkat , telah terjadi peristiwa pengeroyokan di komplek Kota Indah jelang pagi hari, dan sekarang sudah kami tangkap salah satu pelaku yang berinisial (RM).

“Baru satu pelaku sudah kami amankan dan sampe saat ini pelaku lainnya sedang kami kejar,” ungkap Suparmin.

Dia juga meminta pada keluarga korban agar percaya pada kepolisian. Sebab, katanya, kepolisian bekerja secara profesional dan tidak tebang pilih kasus.

“Semua laporan masyarakat langsung ditangani jadi mohon pengerti masyarakat, karena keterbatan personil dan banyaknya laporan atau pengaduan masyarakat. Jadi harus bersabar,” terangnya.

Suparmin juga meminta pada keluarga korban harus bersabar dan jangan main hakim sendiri.

“Serahkan pada kami (kepolisian) bila keluarga ketemu pelaku lainnya lapor ke kami jangan main hakim sendiri,” tutupnya.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *