Polemik P3SRS Menara Latumenten Kembali Menuai Masalah

Faktaexpose.com JAKARTA, – Belum tuntas polemik yang terjadi di lingkungan apartemen Menara Latumenten mengenai pemilihan ketua LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan), kini pemilihan Pengurus dan Pengawas P3SRS Menara Latumenten kembali menuai masalah.

Tidak lain adalah perhelatan antara para pengurus Rt, Pengawas P3SRS dengan Arsin Sobianos Ketua Rw 013 Kelurahan Jelambar Baru, Kec Grogol Petamburan Jakarta Barat yang juga merangkap Ketua P3SRS Menara Latumenten.

Dimana para pengurus Rt dan ketua pengawas P3SRS tidak sejalan dengan kebijakan serta langkah-langkah keputusan Arsin Sabianos.

Pasalnya, hal ini disebabkan panitia musyawarah dibentuk oleh Ketua P3SRS, tanpa melalui prosedur dan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 132 tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun yang telah dilakukan perubahan pertama menjadi Pergub No. 133 tahun 2019 dan dilakukan perubahan ke dua menjadi Pergub No. 70 tahun 2021.

“Pembentukan Panitia Pemilihan LMK dan Pemilihan Pengurus dan Pengawas P3SRS tanpa melaului Pergub,” ucap Jimmy Rukmini Ketua Rt 006, Rw 013 yang juga Pengurus P3SRS seksi Hukum, Kamis (16/12/2021) saat ditemui media.

Masih Jimmy, Ia meceritakan, lagi-lagi Arsin menabrak aturan dalam pembentukan panitia musyawarah pelaksanaan rapat umum anggota sekaligus pemilihan pengurus dan pengawas P3SRS Menara Latumenten.

Padahal kata Jimmy, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman sudah bersurat kepada beliau untuk membentuk panitia musyawarah ulang karena panitia yang sekarang tidak sesuai aturan.
Namun, tambahnya, beliau dan para pengikutnya tetap melaksanakan pemilihan pada 16 Desember 2021, yang jelas-jelas tidak sesuai pergub yang berlaku.

“Artinya beliau mengabaikan instruksi dan himbauan dari instansi pemerintah yang memang memiliki tupoksi mengawasi P3SRS dan pengelolaan rumah susun” tandasnya.

“Dia (Arsin Sabianos), memang sudah karakternya yang suka menabarak aturan, arogan dan merasa diatas langit, tapi dia lupa kalau diatas langit masih ada langit” tukasnya kembali.

Kebiasaan lain terbukti bila setiap kali diundang resmi oleh instansi baik Dinas maupun Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan pihak Kelurahan tidak pernah hadir.

” jelas ini tidak menghargai instansi pemerintah,” tegasnya.

Jimmy yang juga Pengacara menuturkan, saat pemilihan ketua LMK, Arsin Sobianos yang menjadi ketua RW 013 Jelambar Baru sekaligus ketua panitia PPBC pemilihan ketua LMK RW 013 diduga melakukan mal-adminitrasi dengan membentuk panitia tanpa musyawarah.

“Arogan dan intervensi dalam penetapan daftar pemilih yang seharusnya menjadi kewenangan RT, dan kesewenang-wenang dalam menetapkan persyaratan adminitrasi para calon, sehingga hanya menetapkan satu calon dari tiga bakal calon yang mendaftar.
Padahal, hal ini sudah disampaikan pada saat pers conference pada beberapa waktu lalu oleh para RT di RW 013 Jelambar Baru yang keberatan dengan kebijakan tersebut,” paparnya.

Saat itu, lanjutnya, pemerintah kelurahan juga sudah mengundang beliau dan 9 RT untuk rapat klarifikasi sebanyak 2 kali, tapi beliau tidak berani datang. Dan sudah disurati oleh kelurahan/panitia PPC tingkat kelurahan untuk menunda pemilihan ketua LMK, namun beliau tetap melaksanakan pemilihan dan tentu saja hasil pemilihan yang dilaksanakan adalah tidak sah karena diduga sarat pelanggaran perda sehingga tidak berdasarkan nilai demokrasi yang adil dan jujur serta transparan.

“Katanya ada bukti autentik, tunjukkan dong, jangan cuma sembunyi dan ngomong doang, kenapa ga ditunjukkan?? Takut terbongkar ya ada sesuatu yang disembunyikan dalam bukti autentik??,” kata jimmy.

Hal senada juga dikatakan Agus Sentosa Cahaya.SH berprofesi advokat yang juga ketua Pengawas P3SRS, Agus menamahkan, hal ini terulang lagi pada pemilihan ketua Pengurus dan Pengawas P3SRS, tampaknya dipaksakan untuk mempertahankan oligarki.

” Kalau mau lakukan pemilihan, lakukanlah dengan fairplay, gentleman, dan sesuai aturan, jangan sudah menabrak aturan lalu membangun narasi yang menyesatkan. Kalau laki-laki kan gitu caranya.” Pungkas Agus.

Agus juga memberikan petuah, apa sih yang dipertahankan dari jabatan??, Jabatan itu Cuma titipan dan harus amanah menjalankan tegasnya.

“Kok mati2an mempertahankan sampai menabrak aturan??. Sebagai ketua Pengurus P3SRS, Ketua RW dan Ketua PPBC Pemilihan LMK, semuanya sewenang-wenang dengan alasan Kewenangannya,” ungkap Agus.
Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Bersama Nakes, Prajurit Satgas Yonif 126/KC Bantu Vaksinasi Massal Di Perbatasan

Fri Dec 17 , 2021
Faktaexpose.com Keerom. Personel Pos Komando Taktis Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti dipimpin Dokter Satgas Letda Ckm dr. I Wayan Ryan  bekerja sama dengan petugas kesehatan di Puskesmas Senggi melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat sekitar Kampung Worlep, Distrik Waris, Kabupaten Keerom. Sebagai wujud membantu pemerintah melaksanakan program Vaksinasi Nasional, Tim […]