Perwakilan Bank Sampah Se-Nusantara Gunakan Pakaian Adat Saat Malam Penghargaan

oleh -178 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, PADANG – Malam penghargaan bank sampah binaan PT Pegadaian bersama Forsepsi berlangsung semarak Rabu (8/11/2023) malam.

Kemeriahan acara bertambah dengan kehadiran perwakilan bank sampah seluruh nusantara yang menggunakan pakaian adat masing-masing daerah.

Hal itu juga diapresiasi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah yang turuthadir membuka acara tersebut.

“Kita lihat juga perwakilan bank sampah memakai pakaian adat yang berbeda-beda. Kita apresiasi karena menunjukkan kecintaan kita pada budaya kita dan keberagaman dinegeri kita,” ujarnya.

Dari pantauan Haluan Haluan di lokasi, para perwakilan dari bank sampah menggunakan pakaian adat dariberbagai daerah. Mulai dari pakaian adat Minang, Lampung, Palembang, Betawi, Jawa, hingga pakaian adat Maluku dan Indonesia bagian timur.

Perwakilan bank sampah juga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Febriansyah mengatakan malam penghargaan ini juga mengingatkannya saat menghadiri kegiatan serupa di Bandung tahun lalu.

“Malam ini kedua kali saya mengikuti kegiatan ini, tahun lalu kita gelar diBandung sekarang di Padang. Kita mengapresiasi dan berterimakasih pada para perwakilan yang hadirdan turut bekerjasama memeriahkan kegiatan ini,” tuturnya.

Baca Juga  Jelang H -1 Malam Pergantian Tahun, Pasar Grosir Muara Angke Mulai di Padati Pengunjung

Ketua Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (Forsepsi) Binaan PT Pegadaian yang juga ketua Pelaksana Kegiatan, Mina Dewi Sukmawati menyambut baik pemenang bank sampah dari seluruh Indonesia yang telah menghadiri kegiatan ini.

“Kami menyambut baik pemenang seluruh Indonesia yang datang ke Padang hari ini. Ajang ini saatnya kita berkontribusi untuk daerah dan lingkungan kita masing-masing dan mengurangi persoalan sampah di Indonesia,” tuturnya.

Forsepsi juga menginisiasi event-event untuk menyebarkan informasi dan edukasi di tengah-tengah masyarakat.

“Agar masyarakat memahami sampah bisa bernilai dan lingkungan kita bisa terselamatkan,” ucapnya.

Kita telah melakukan tiga kegiatan besar pada tahun ini. Pertama lomba edukasi padaJanuari hingga Mei. Dimana puncak kegiatan di Wilayah Timur di Makassar.

Kedua lomba inovasi yang melahirkan inovator dibidangnya yang digelar di Wilayah Tengah di Jember Jawa Timur.

Ketiga agenda terakhir rangkaian kerja Forsepsi yaitu Rakernas dilanjutkan Awarding penilaian satu tahun ini di Wilayah Barat yaitu di Padang.

Ia mengatakan keberhasilan pelaksanaan kegiatan juga berkat dukungan penuh oleh PT Pegadaian.

(Widya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *