Peras Korban Melalui Aplikasi Michat, 3 Pria Pengangguran di Tangkap Polisi Kalideres

oleh -51 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, JAKARTA – Polsek Kalideres Jakarta Barat mengamankan 3 terduga pelaku pemerasan melalui aplikasi michat, ketiga tersangka berinisial V N (21), A A (26) dan M a s (20). Ketiga tersangka berstatus pengangguran kesehariannya, Selasa (14/5/2024).

Dejelaskan Kapolsek Kaliaderes Kompol Abdul Jana pada konprensi pers, Aksi para tersangka sebelum melakukan perbuatan dengan berkumpul di Gang Sate Hasan, jalan Peta Selatan RT 006 RW 03 Kalideres, Jakarta Barat, pada minggu (5/5/2024) sekira jam 04.00 WIB,” kata Jana.

Masih kata Jana, Selanjutnya para tersangka di tangkap pada sabtu (11/5/2024), sekitar jam 03.00 WIB, di kostnya di kampung Kosambi Baru, Cengkareng, Jakarta Barat.

Lebih jelasnya, Kapolsek Kalideres saat didampingi kanit Reskrim AKP Aep Hermawan menjelaskan kronologis pemerasan para tersangka kepada korban melalui aplikasi kencan michat.

” Berawal para tersangka melakukan pemerasan dengan memasang foto cewek yang diambil lewat facebook, hingga korban berniat memesan cewek yang dipasang di aplikasi michat dengan janjian, namun yang datang para tersangka, setelah itu korban diancam serta ditakut takutin akan dibawa ke kantor polisi,” paparnya.

Baca Juga  Pengendara Motor Vario Tewas Terlindas Truck Kontainer di Jalan Lodan Raya Sunda Kelapa Jakarta Utara

Sambung,” Kemudian para tersangka melakukan pemerasan korban diminta uangnya dan hanphonnya. setelah hanphon korban dikuasai, tersangka mengutak atik Hp korban untuk membuka kunci Pin Hp korban.
Setelah berhasil membuka Pin lalu aplikasi sofie yang ada di Hp korban dipakai untuk belanja lewat fitur payleter.

Selanjutnya para tersangka belanja satu buah hanphon merek iphone 11 seharga Rp 7 juta , dan 2 merk vivo y17s, masing masing seharga Rp 1.600.000, sehingga belanja online keseluruhan sebesar Rp 10.200.000, dan iphone yang dibeli kembali dijual sebesar Rp 4.500.000, lalu uangnya dibagi ketiga tersangka. Dan perbuatan para tersangka diakui sudah lima kali dengan yang sama,” beber Jana.

Untuk memperkuat jeratan hukum yang dilakukan ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti, 1 handphon merk vivo tyoe 2310, dan 2 hanphon merk vivo y17s serta 1 lembar bukti gadai, Hp milik korban digadaikan para tersangka.

Atas perbuatan ketiga tersangka, polisi menjeratnya pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

(Yons/Wies)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *