PENGGALIAN PENEMUAN SITUS MEGALISTIK DI WONOREJO

oleh -429 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com MALANGKAB – Penemuan arca / patung di kawasan perhutani dusun Wonorejo, Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang, kembali dilakukan penggalian pada hari Minggu pagi (3/3’22).

Arca / patung ditemukan pada hari Senin, 21 Maret 2022, pukul 10.00 pagi, oleh warga setempat bernama Korbi, 46 tahun, seorang yang biasa nggladak (sebutan orang yang biasa ke hutan dan atau pegunungan), ungkap Pujiono selalu Kepala Dusun Wonorejo.

Yang kemudian dilaporkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, selanjutnya dilakukan kunjungan oleh Tim Museum Disparta Pemkab Malang yang dipimpin oleh Yossi Indra, pada hari Jum’at pagi (1/3’22).

“Sepertinya ini Situs Megalitik, perlu untuk dilakukan kajian lebih lanjut, dan kami agendakan ke Wonorejo guna survei kedua,” kata Yossi kepada faktaexpose.com.

Tampak Moeljono Hadi Prasetyo, Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara (LOKANTARA) Malang Raya, memberikan pemaparan tentang olah kajian situs yang ditemukan oleh masyarakat Wonorejo, kepada pemuda-pemuda yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna dusun Wonorejo.

Baca Juga  FAKSI Desak Polda Aceh Tingkatkan Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kejahatan

“Wilayah Kasembon dan Ngantang, Kabupaten Malang, diduga merupakan bagian wilayah kerajaan Panjalu (Daha/Kediri), yang merupakan pemecahan dari Kerajaan Kahuripan,” papar Moeljono.

Situs yang ditemukan tersebut saya yakini adalah megalistik, dimana pada jamannya dipakai untuk pemujaan kepada Sang Hyang Widi, didalam memanjatkan Do’a dan Petunjuk, jelas Moeljono yang juga Ketua Klub Motor Promosi Daerah TMC86.

Adapun arca yang ditemukan tersebut, sepertinya diduga berbentuk patung sosok Dewi Tara. Tara atau Ārya Tārā adalah figur suci wanita Buddha yang masih diamalkan dan dilestarikan sampai sekarang sebagai tantra Buddha. Tara atau dewi Tara merupakan lambang dari kebebasan/ kemerdekaan jiwa, dan menyatakan keberhasilan dan prestasi hidup yang sejati dan bersifat suci, ungkapnya pula.

Dalam acara penggalian tersebut dihadiri oleh Pujiono Kadus Wonorejo, Bunda Ririn pemerhati Ritus (Kasembon), Ki Gender dari Petanesia (Pondokagung), warga Karang Taruna dusun Wonorejo, dan Sesepuh Wonorejo. (John)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *