Pasca Kenaikan BBM Polsek Sunda Kelapa Pantau SPBU, Cegah Kecurangan dan Penimbunan BBM Bersubsidi

oleh -110 Dilihat

faktaexpose.com, JAKARTA – Sebanyak 3 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum Polsek Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dipantau polisi. Tujuannya, memastikan ketersediaan BBM, terutama jenis Pertalite dan Solar.

Hal itu dilakukan pasca-kenaikan harga BBM pada  Sabtu (3/9/2022).

“Alhamdulillah di wilayah hukum Polsek Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok, penyesuaian harga BBM relatif kondusif, kita ada 3 titik SPBU di Muara Angke ,” ujar Kapolsek Sunda Kelapa Kompol Riza Sativa, Selasa (6/9/2022).

Kapolsek meminta personel Polsek Sunda Kelapa berjaga di seluruh SPBU untuk mengantisipasi gejolak masyarakat saat membeli BBM.

Setidaknya, 2 personel berpakaian bebas dan berseragam menjaga pom bensin.

Baca Juga  Bersamaan HUT Kota Jakarta ke 495, UP3 Muara Angke Tanam 495 Pohon di Taman Mangrove Muara Angke

“setiap SPBU masing-masing titik kita jaga, antara dua sampai tiga personel, baik yang terbuka atau tertutup. Situasi, masih kondusif.

Antrian tidak ada, semua berjalan seperti biasa,” terangnya.

Kepolisian juga mengantisipasi terjadinya kecurangan dan penimbunan BBM bersubsidi di wilayah hukumnya, yang meliputi Muara Angke.

Salah satu SPBU di Muara Angke mengaku bahan bakar pengisian jenis Pertalite dan Solar masih tersedia.

“Stok juga masih tercukupi untuk konsumen, hanya aplikasi Pertalite sedang error,” kata petugas SPBU di Muara Angke.

Dia menceritakan tidak ada antrean signifikan di SPBU-nya meski sudah ada kenaikan harga BBM.

(Yons)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.