Mulai 5 Januari 2024 Retribusi KIR Kendaraan Angkutan Barang dan Trayek Nol

oleh -199 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, JAKARTA – Peniadaan retribusi uji KIR untuk kendaraan umum, angkutan barang dan angkutan masal di DKI Jakarta membuat potensi pendapatan daerah berkurang. 

Meski ada penghapusan retribusi KIR, Cristanto imbau kepada pemilik kendaraan angkutan barang dan trayek yang wajib KIR.

” Mulai tanggal 5 Januari 2024 Pemerintah memberlakukan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, Untuk itu retrebusi nol atau tidak ada biaya,” kata Cristanto, Rabu (27/12/2023).

Kembali Dirinya menjelaskan, Namun pihaknya imbau tetap masyarakat wajib Uji KIR per enam bulan sekali, karena itu untuk memberikan keselamatan kita. Dan kami tetap ada pelayanan dengan mudah seperti biasa lewat daftar online,” ujarnya.

Baca Juga  Gunung Marapi Erupsi, 11 Pendaki Meninggal Dunia

Diketahui sbelumnya retrebusi KIR senilai Rp. 92.000,- per enam bulan sekali kendaraan angkutan barang dan trayek umum harus wajib KIR melalui pembayaran lewat Bank DKI dengan mendaftarkan terlebih dahulu lewat online.

Data jumlah kendaraan uji KIR tahun 2022 berjumlah sekitar 122.772 kendaraan dan Data sementara jumlah tahun 2023 per november 108.568 belum terhitung bulan desember.

” Data tahun 2022 jumlah kisaran 122.772 kendaraan, dan data sementara tahun 2023 per november 108.568 kemungkinan sampai akhir Desember naik kisaran 7%,” sebut Cristanto.

(Yons)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *