Faktaexpose.com.PADANG – Menandai perjalanan panjang 130 tahun mengabdi bagi negeri, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. membuktikan bahwa kehadirannya melampaui sekadar angka dan transaksi perbankan. Di tengah duka yang menyelimuti warga Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang akibat terjangan banjir, BRI melalui program BRI Peduli hadir membawa secercah harapan dan solusi keberlanjutan.
Bukan sekadar bantuan sesaat, BRI berkomitmen mendampingi masyarakat dari fase darurat hingga pemulihan total.
Kehadiran yang Berkelanjutan
Regional CEO (RCEO) BRI Padang, Riza Pahlevi, menegaskan bahwa misi BRI di lokasi bencana adalah misi kemanusiaan yang terencana dan mendalam.
“Di usia ke-130 tahun ini, BRI terus mempertegas komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat Sumatera Barat. Melalui BRI Peduli, kami tidak hanya menyalurkan bantuan lalu pergi, melainkan hadir secara berkelanjutan untuk memastikan saudara-saudara kita di Batu Busuk mampu bangkit kembali,” ujar Riza Pahlevi.
Aksi Nyata Empat Hari di Jantung Bencana
Sejak Minggu (4/1) hingga Rabu (7/1/2026), BRI mendirikan posko kemanusiaan yang menjadi pusat pergerakan bantuan. Kolaborasi ini melibatkan Tim Elang Relawan BRI Peduli, tenaga medis profesional dari RS Bunda, serta relawan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI.
Rangkaian bantuan yang disalurkan menyentuh kebutuhan paling mendasar hingga aspek spiritual warga :
Logistik Mendesak: Penyaluran 250 paket sembako dan 250 paket makanan siap saji.
Layanan Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan gratis untuk 300 warga guna mencegah wabah pascabencana.
Dukungan Moral: Sesi doa bersama dan muhasabah untuk memulihkan trauma psikis warga.
Sumur Bor: Solusi Jangka Panjang untuk 300 Jiwa
Salah satu terobosan utama dalam aksi ini adalah pembangunan infrastruktur air bersih. Menyadari bahwa akses air sering terputus pascabanjir, BRI membangun sumur bor yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan air bersih jangka panjang.
“Kami membangun sumur bor yang diproyeksikan mampu memfasilitasi kebutuhan air bersih bagi sedikitnya 300 jiwa di kawasan Batu Busuk. Ini adalah wujud kepedulian nyata yang kami harapkan manfaatnya tetap terasa meski masa darurat telah usai,” tambah Riza.
Sinergi untuk Pemulihan
Total penerima manfaat yang terdata di Posko Batu Busuk mencapai 300 orang. Sinergi antara korporasi, relawan, dan tenaga medis ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat.
Bagi BRI, 130 tahun bukan hanya tentang prestasi bisnis, melainkan tentang sejauh mana jejak kaki para relawannya mampu menyentuh pelosok-pelosok daerah yang sedang berjuang melawan bencana. (*)














