Kompol Ocha : Hari Ibu Tahun Ini, Kaum Ibu di Tuntut Dedikasi Lebih Kepada Anak

oleh -85 Dilihat

Faktaexpose.com JAKARTA, – Pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya, penduduk Indonesia memperingati Hari Ibu. Perayaan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk atau cara untuk mengingat jasa dan kebaikan seorang ibu kepada anak-anaknya. Namun ternyata, Hari Ibu sejatinya memiliki makna yang begitu berbeda ketika pertama kali dicetuskan.

Menurut Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar, S.I.K, M.Si. ditahun ini saya pertama sebagai menjadi Kapolsek, dan ditahun ini menjadi seorang ibu tantangan sangat luar biasa karena tuntutan sebagai Kapolsek tanggung jawab yang begitu besar, dikatakan Kapolsek Tanjung Duren, selasa (21/12/2021).

Lebih lanjut Ocha panggilan akrabnya, kemudian menyita waktu yang begitu banyak, sehingga saya harus membagi waktu untuk keluarga dan saya juga berbagi waktu untuk anak dan keluarga, apalagi di masa covid19 sekolah masih online dan saya harus mengawasi secara pertumbuhan anak saya dan ditahun ini semua ibu di tuntut dedikasinya lebih kepada anak.

Terkait dari banyak kasus kejahatan kepada anak, Ocha lebih mempercayakan kepada orang tua untuk pengawasannya terutama kepada ibu, dan sering kita perhatikan saat anak bermain seprti halnya menggunakan Hp kita harus curiga, karena dikhawatirkan menyalah gunakan sarana yang diberikan kepada anak.

Baca Juga  Kapolsek Cengkareng Tinjau Langsung Acara Vaksinasi Booster Yang di Gelar di Mall Taman Palem Lestari

Kemudian kita lock atau kita kunci situs yang akan bisa membahayakan terhadap anak dan kita berikan anak situs untuk yang lebih berguna untuk pengetahuan dan pendidikan, ini semua kaum ibu ibu harus tampil dalam pengawasan penggunaan Hp kepada anak.” ujar Ibu Kapolsek dari Ambon Manise.

Terkait menjadi Ibu Kapolsek, Ocha lebih banyak pendekatan kepada jajarannya dengan cara kewanitaan, artinya menurut dia 80% anggotanya berusia diatas 40 tahun artinya banyak anggota yang sudah mengerti dalam bertuga menurut foksinya, dan apabila ada anggota yang melanggar dia juga memberikan ketegasan dengan cara peneguran dan sangsi administratif.

Karena dalam jiwa ketegasan ini saya sudah menanamkan cara ibu saya yang begitu tegas dan disiplin, untuk itu Ibu saya dari segala galanya dan perlu saya ikuti dengan baik.

Ocha juga di tahun ini dalam suasana hari Raya Natal ia tidak bisa pulkam ke keluarga, karena dia lebih mengutamakan dinas yang dia emban, sebelumnya ditahun lalu ia bisa pulkam, hal ini kita harus lebih mengutamakan kepentingan orang banyak atau peraturan pemerintah dan tidak mengutamakan ego.” tutup Ocha.

(Yons)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.