Jelang Malam Nataru 2023 Polres Banyumas Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba di 6 TKP Berbeda

oleh -156 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, BANYUMAS – Jelang perayaan Natal 2023 dan malam Tahun Baru 2024 (Nataru) Satresnarkoba Polres Banyumas berhasil mengunkap peredaran narkoba diwilayah hukum Banyunas, Jawa Tengah.

Dari pengungkapan itu polisi berhasil menangkap delapan orang tersangka dari 6 kasus yang di ungkap di TKP berbeda.

Kasat Resnarkoba Polresta Banyumas, Kompol Muchammad Yogi Prawira memaparkan kepada wartawan, kedelapan tersangka yang ditangkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan hingga 20 Desember 2023.

“Kami lakukan operasi selama 1 bulan. Ini merupakan tindak lanjut adanya informasi yang kami terima bahwa barang haram tersebut akan digunakan untuk perayaan malam Tahun Baru maupun di dalam libur panjang akhir tahun,” papar Yogi di Mapolresta Banyumas, Jumat (22/12/2023).

Menurut Yogi, dari 6 kasus tersebut, sebanyak delapan pengedar serta satu pengguna telah diamankan di lokasi berbeda.

“Kita mengungkap 6 perkara. 4 di antaranya yaitu jenis narkotika sabu-sabu dan ganja, kemudian 1 psikotropika serta 1 obat-obatan berbahaya,” jelas Yogi.

Disebutkan Yogi, Untuk tersangka berinisial AC dan WA didapati barang bukti sabu seberat 14 gram. Mereka diamankan di Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur. Sedangkan tersangka J dan AR diamankan di Desa Petir, Kecamatan Kalibagor dengan barang bukti 10,53 gram sabu.

“Sementara tersangka ES dengan barang bukti 4 gram sabu dan 80 butir psikotropika diamankan di Kelurahan Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara. EM dan AW dengan barang bukti 56,73 gram ganja dan 920 butir psikotropika diamankan di Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja,” sebut Yogi.

Dirinya masih menerangkan, Dan Tersangka RM dengan barang bukti 100 butir psikotropika diamankan di Kelurahan Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara. Kemudian tersangka BA dengan barang bukti obat-obatan 93 butir diamankan di Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja.

Baca Juga  Kecelakaan Beruntun di Bawen Akibat Truck Rem Blong Telan 3 Orang Korban Jiwa

“Jumlah barang bukti yang kita amankan yaitu yang pertama metamfetamin atau sabu sejumlah 28,404 gram. Kemudian kedua yaitu ganja kering seberat kurang lebih 56,73 gram, serta obat-obatan psikotropika sebanyak 1100 butir dan obat-obatan terlarang sejumlah 93 butir,” terangnya.

Dari ungkapan yang dihasilkan pihak kepolisian Banyumas, secara perhitungan pihak kepolisian telah menyelamatkan ribuan warga masyarakat dari penggunaan narkoba.

“Dengan jumlah barang bukti tersebut perhitungan perbandingan rasio, kami berhasil menyelamatkan 6.580 warga masyarakat terutama para remaja maupun anak-anak di Kabupaten Banyumas dari peredaran narkoba,” pungkasnya.

Pihaknya juga menghimbau para orang tua maupun warga masyarakat melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anaknya. Agar generasi muda tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas terutama penyalahgunaan narkoba.

Dari ungkapan tersebut para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dan atau pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika. Pasal 111 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan atau pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika. Serta pasal 435 UU RI nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan.

” Para tersangka ancaman hukumannya ada yang seumur hidup atau mati. Ada juga yang terancam 10 tahun penjara,” tandasnya.

(Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *