Jelang Ganti Tahun, Pasar Grosir Ikan Muara Angke Ramai Pedagang Musiman

oleh -328 Dilihat
oleh

Faktaexpose com, JAKARTA – Tinggal hitungan jam pergantian malam tahun baru 2023 akan berakhir.

Dari moment tersebut dimanfaatkan pedagang musiman dipasar Muara Angke mulai dari pedagang ikan musiman, pedagang arang bakar dan pedagang bumbu ikan bakar siap pakai, Sabtu (31/12/2022).

Dari pantauan media pasar grosir ikan Muara Angke sudah terlihat ramai pengunjung atau pembeli ikan untuk mempersipkan acara malam tahun baru di wilayahnya masing masing atau acara keluarga.

Syaiful (33) pedagang ikan asal Lampung, untuk tahun ini sejak pagi sampai siang dia sudah mendaptkan hasil dagangannya, bahkan dia berharap nanti malam pembelinya ramai.

Dikatakan Syaiful ditahun lalu dia hanya mendapatkan keuntungan hanya 1 juta rupiah sehari semalam.

” Tahun lalu saya hanya dapat satu juta kelebihan sehari semalam, mungkin karena adanya pemeberlakun PPKM, hingga pembeli gak kemana mana,” kata Sayiful.

Diteruskan Syaiful harga ikan saat ini ada kenaikan, seperti ikan gurame di jual Rp 35.000 kini dijual perkilo Rp 45.000, begitu juga ikan ayam ayaman dijual Rp.45.000 perkilonya.

Naina (26) pedagang arang bakar dari cilincing sejak oagi tadi dia sudah gelar dagangannya, menurut dia ditahun sejak pagi hingga siang sudah habis 3 karung arang bakar.

Baca Juga  Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Barbuk Narkoba Sabu dan Ganja Senilai Ratusan Milyar Hasil Tangkapan Tiga Periode

Disebut dia setiap karung bisa di jadikan 25 kantong setiap kantongnya Rp.10.000, dan sementara ini dia sudah kantongi Rp.750.000, Diperkirakan nanti malam akan bisa bertambah lebih dari 3 karung.

” Ya mudah mudahan akab bertambah lebih dari tiga karung, ditahun lalu saya hanya terjual 5 karung saja,” sebut Naina.

Dan Naina juga jelaskan, kemungkinan bisa lebih dari tahun lalu, dikarenakan tahun lalu masih adanya pemberlakuan PPKM, hingga pembeli sepi, sambung Naina.

Namun sebaliknya Irmawati pedagang bumbu ikan bakar siap pakai, malah kekuhkan dibanding tahun lalu dari hasil yang dia dapat keuntungan.

” sampai saat ini sudah tiga hari belum balik modal, sedang modal saya satu juta, lain tahun lalu saya tiga hari dapat lima jutaan selama tiga hari dari modal yang sama,” keluhnya.

Alasan Irmayanti menurunnya dagangan yang ia jual, di karenakan tahun lalu masih di berlakukan PPKM dan masyarakat pada di rumah untuk menikmati acara tahun baru bersama keluarga, mungkin tahun ini karena pembeli pada wisata dan banyak berkunjung ke tempat hiburan, pungkasnya.

(Yons)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *