Ironis Rumah Reyot Luput Dari Perhatian Pemerintah

oleh -356 Dilihat
oleh
Foto :Penampakan Gubuk yang sudah tidak layak huni

Aceh Timur,|Faktaexpose.com-
Dua (2) tahun sudah, keluarga Suhaimi (42) serta dua anaknya tinggal di gubuk reyot berukuran 2×2 meter, berdinding plastik dan hampir roboh, kini gubuknya sudah di tumpangi dangan kayu untuk safety.

Warga Dusun Nelayan Desa Seuneubok Baroeh, kecamatan Darul Aman kabupaten Aceh Timur.

Suhaimi Bersama dua (2) anak nya itu tak hanya harus berbagi ruang di tempat yang sempit, namun juga sangat tidak nyaman. Jika hujan rumahnya bocor, saat kemarau terasa gerah.

Mereka hanya bisa pasrah dengan kondisi ini karena penghasilan Suhaimi sebagai petani tambak, tak cukup untuk memperbaiki atau membangun rumah yang lebih layak. 

”Untuk sehari-hari pekerjaan saya menjaga tambak orang, penghasilan yang saya dapat mungkin tidak bisa untuk membuat rumah yang layak, karena saya harus menutupi hutang saya sebelum masa panen,” Kata Suhaimi.

Baca Juga  DIALOG TOKOH AGAMA DAN TOKOH MASYARAKAT Dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama Di Kabupaten Malang

Sebagai kepala rumah tangga, Suhaimi punya mimpi untuk membahagiakan istri dan anaknya. Membangun rumah yang layak huni dan jadi tempat istirahat yang nyaman. Meski termasuk dalam keluarga Miskin, mereka tak pernah tersentuh program apapun atau rehabilitasi rumah tidak layak huni dari pemerintah. 

“Pada tahun 2020 Proposal sudah 2 kali saya ajukan ke PUPR, hingga saat ini belum ada jawaban dari dinas tersebut, dan hingga saat ini belum ada bantuan rumah dari pemerintah, mau di bangun sendiri tidak ada biaya,” Tutupnya dengan nada sedih.

Reporter:Ihksan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *