Ibu Muda Datangi Kantor Kemenkumham Laporkan Mantan Suami Karena Tidak Berikan Kewajiban Nafkah Anak

oleh -186 Dilihat
oleh

JAKARTA – Indonesia merayakan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember. Anda juga bisa menyampaikan ucapan hari ibu.

Tanggal ini tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu, tetapi juga sebagai penghormatan atas peran dan kontribusinya dalam membangun keluarga dan masyarakat.

Dalam momentum yang penuh kehangatan ini, mari kita rayakan kehadiran sosok ibu dengan penuh cinta dan apresiasi atas segala baktinya sebagai ungkapan jasa seorang ibu tak ternilai penuh kasih sayang, bahkan sosok ibu sebagai muara hati kita.

Namun kebersamaan di hari ibu, Tiwi Wulandari seorang ibu muda bersama kedua anaknya mendatangi kantor mantan suami atau bapak dari kedua anak yang ia bawa meminta kepastian biaya untuk kedua anaknya yang masih sekolah.

” Saya mendatangi kantor mantan suami atau bapaknya anak anak saat ini berharap nafkah untuk biaya sekolahnya diberikan, bukan untuk saya,” kata Tiwi kepada wartawan di halaman kantor Kemenkumham Republik Indonesia, Kamis (21/12/2023).

Sambung dirinya,” hubungan saya sudah tidak ada lagi, namun untuk anak anak yaa harus tetap diberikan, apalagi mantan suami seorang Aparatur Sipil Negara golongan 3C,” ujarnya.

Baca Juga  Kasat Lantas Polresta Ambon di Copot, di Duga Korupsi Uang Dana Pembuatan SIM

Diceritakan Tiwi sejak pisah dengan suaminya tahun 2022, saat itu mantan suami pernah hanya berikan satu juta setengah untuk anaknya, kemudian terakhir hanya berikan lima ratus ribu, sejak itu sampai saat ini sudah sembilan bulan tidak lagi memberikan biaya kepada anaknya,” Ucap Tiwi.

Masih kata Tiwi, yaa untungnya saya bekerja, biarlah anak anak sama saya, namun nafkah ya dikasih untuk anak anaknya karena wajib ke anak anak untuk biaya pendidikan, padahal anak anak pun saya berikan kebebasan untuk ketemu bapaknya, tidak ada yang saya batasi ke bapaknya, bagaimanapun itu darah dagingnya,” pungkas Tiwi.

Makanya hari ini saya bersama anak anak mendatangi kantor bapaknya, agar dia ( mantan) mengerti, bahwa apapun anak anak masih butuh biaya untuk sekolah dan lainnya,” papar Tiwi.

Tiwi juga akan melaporkan mantan suaminya ke inspektorat terkait tanggung jawab penuh kepada anak anaknya untuk memberikan biaya kewajiban selaku bapak

“Saya datang kesini mau melaporkan mantan suami saya ke inspektorat terkait pertanggung jawaban terhadap anak-anaknya yang selama ini tidak dilakukan,” tutur Tiwi.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *