Dua Warga Negara Pakistan Diduga Melakukan Pungli Diamankan Warga

oleh -350 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, JAKARTA – Dua warga negara asing diduga meresahkan warga dengan meminta uang dengan door To door kerumah warga dengan memaksa dan masuk kerumah warga tanpa izin senin (13/11/2023).

Warga RW 011 Kelurahan Rawa Buaya yang merasa resah dengan kehadiran dua WNA tersebut kemudian melaporkan kepada ketua RW 011 yang juga merupakan anggota polri untuk menindak kedua orang tersebut

Tri Mulyo Ketua RW 011 dengan sigap menanggapi keluhan warga adanya pungli tanpa izin pengurus dari ketua RT maupun RW langsung mengamankan kedua WNA yang diduga melakukan pungli dan menggeledah bawaannya dan ditemukan sejumlah uang.

Ketua ketua RW 011 saat dikonfirmasi oleh wartawan faktaexpose.com melalui sambungan seluler membenarkan kejadian tersebut diwilayahnya Kelurahan Rawa Buaya RW 011.

Menurut Tri Mulyo adanya keluhan warga dan merasa resah warga maka kedua orang WNA digeledah dan menemukan sejumlah uang tunai.

“Dari keresahan dan keluhan warga adanya dua WNA yang memaksa minta uang kepada warga maka saya tindak lanjuti dan saya geledah dan periksa ternyata ada uang tunai yang lumayan banyak sebesar Rp.2.176.000.” Ujarnya.

Baca Juga  Momen Hari Sumpah Pemuda ke 94, Daenk Jamal : Jauhi Perbedaan, Jadikan Bhineka Tunggal Ika Kejayaan Pemuda Nusantara

Saat ditanyakan perihal kedua WNA tersebut apakah memiliki dokumen Tri Mulyo menjelaskan bahwa berasal dari negara pakistan dengan mempunyai dokument pasport dan visa wisata dan tinggal dua hari lagi habis .

” Mereka memiliki pasport dan ada visa wisata yang tinggal dua hari lagi masa berlakunya habis dan mereka juga sudah memiliki tiket pulang ke Pakistan dan transit di Malaysia” terangnya .

Dilanjutnya kedua WNA tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diproses namun karena tidak memenuhi unsur dan ini terkait dengan orang asing terus VOA kedua WNA tersebut dilepas mengingat mereka Izin tinggalnya sudah akan habis dan sudah memiliki tiket pulang ke Pakistan dengan transit di Malaysia.” Tutupnya.

(Wies)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *