Dua Juru Parkir Liar Ditangkap Polsek Palmerah, Lakukan Pemerasan dan Penipuan

oleh -231 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, JAKARTA – Dua pemuda juru parkir liar di amankan Polsek Palmerah Jakarta Barat. karena melakukan perbuatan tindak pidana pemerasan dan penipuan kepada toko Cahaya fried chiken).

Dua juru parkir liar ini berinisial PH (32) dan AAS (34) yang setiap harinya memarkir di Rawa Buaya, Cengkareng Jakarta Barat, Kedua juru parkir liar ini melakukan pemerasan dan penipuan dengan menukarkan uang koin logam hasil dari memarkir.

Kapolsek Palmerah Kompol Sugiran memaparkan dari kedua juru parkir liar yang diamankan,” Para tersamgka menukarkan uang koin logam seribuan dan lima ratusan hasil memarkir, kemudian ditukarkan ke karyawan toko Fried Chiken di Palmerah Barat II dengan nada bicara keras serta memaksa, kemudian menunjuk nunjuk ke arah karyawan,” Kata Sugiran pada konperensi pers di kantornya, Selasa (4/6/2024).

Lebih lenjut Sugiran menerangkan, Perbuatan para tersangka pada jumat (31/5) sekira jam 10.30 WIB dan sempat viral dimedia sosial instagram, dari aksi kedua tersangka yang menukarkan uang koin dengan dibungkus, mengaku berjumlah Rp.2.500.000, kemudian diberikan dari seorang karyawan fried chiken sejumlah uang Rp. 1.500.000 diambil dari laci.

Baca Juga  Diprediksi Pemudik 2022 Di Terminal Kalideres 79 Ribu Orang

Tersangka juga mengaku ngaku kenal dengan pemilik toko fried chiken, Dan akan kembali sore uang tukaran kekurangannya dengan nada keras dan mengancam.

” Saya kenal dengan bos toko ini, nanti sore saya ambil kekurangannya,” terang Sugiran.

Masih kata Sugiran, Dan uang yang di inginkan para tersangka masih kurang dan akan kembali lagi, namun uang koin logam dari tersangka terhitung jumlahnya Rp 400.500,” ujar Sugiran.

Ditambahkan panit Reskrim Ipda Sabam Purba, Uang hasil dari para tersangka, diakuinya untuk kebutuhan sehari hari,” tutur Sabam.

Hasil perbuatan kedua tersangka, Polisi menyita barang bukti yakni bungkusan uang koin logam sejumlah Rp.400.500 dan baju yang dikenakan para tersangka.

Dari perbuatan kedua tersangka dijerat pasal 368 ayat (1) dan pasal 378 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 9 tahun.

(Yons)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *