Disdik DKI Akan Berikan Sanksi Tegas Terhadap Oknum Guru Agama Melakukan Pencabulan Kepada Siswa SD di Jakarta Timur

oleh -179 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, JAKARTA – Kembali terjadi di ranah pendidikan tercoreng diduga adanya perbuatan cabul yang di lakukan seorang oknum guru agama berinisial A dan kali ini peristiwa itu terjadi di Jakarta Timur.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana akan memberikan sanksi tegas kepada oknum guru agama berinisial A bila terbukti melakukan pelecehan seksual kepada siswi SD di Duren Sawit, Jakarta Timur.

“Ini semuanya akan kami proses, nanti kalau terbukti, akan dijatuhkan sanksi tegas. Semuanya akan kami proses. Ini masih dalam proses,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana.

Nahdiana menegaskan, pihaknya akan mencopot status oknum guru honorer itu bila pemeriksaan terbukti bersalah.

“Ya, kalau memang itu harus dilakukan dan memang itu sesuai dengan yang sudah terbukti dalam penyelidikan ya, ya akan kami cabut,” Tegas Nahdiana, Usai menghadiri Gerakan Aksi Bergizi di SMPN 51 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (10/2/2023).

Saat ini oknum guru itu masih dalam pemeriksaan di Polres Jaktim. Namun, kata dia, untuk memudahkan pemeriksaan guru tersebut saat ini sudah dinonaktifkan.

” Saat ini oknum guru tersebut sudah di nonaktifkan dari tugasnya,” Ujarnya.

Baca Juga  Kasal Lepas Pemberangkatan Kapal Perang KRI Banda Aceh 593 Untuk 1.026 Pemudik Gratis Tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur

Nahdiana pun tidak akan mengintervensi aparat kepolisian yang saat ini melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru itu.

“Jika sudah masuk ke kepolisian, maka ranahnya hukum. Kita tidak akan intervensi,” Jelas Nahdiana.

Sementara itu, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya akan menyerahkan kasus itu kepada aparat kepolisian.

“Itu ranah hukum,” Singkat Heru.

Ditambahkan Farida Farhah selaku Staf Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur menjelaskan, oknum guru itu telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur pada Kamis 9 Februari kemarin.

Sementara terkait kejelasan pelanggaran yang dilakukan oknum guru itu, Dikatakan Farida belum mendapatkan informasi lebih lanjut karena masih menunggu laporan hasil penyelidikan dari Polres Metro Jakarta Timur.

“Untuk kejelasannya, nanti setelah ada hasil dari Polres Jakarta Timur seperti apa tindakannya yang diperbuat oleh guru kami,” Pungkasnya.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur.

Untuk memastikan pelaku, Pihak Polres Jakarta Timur sudah mengumpulkan sejumlah saksi dari pihak korban dan wali murid serta guru sekolah.

(Fex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *