CEGAH HIV, AKHIRI AIDS, DAN BERI AKSES SEMUA

oleh -236 Dilihat

MALANG, faktaexpose.com – HIV/AIDS merupakan salah satu perhatian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGS) yang termasuk dalam tujuan ketiga. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi di dunia. Indonesia merupakan negara dengan penyebaran virus HIV/AIDS tercepat di Asia. Epidemi HIV/AIDS terjadi di hampir setiap negara bagian dalam subkelompok berisiko tinggi : pengguna napza jarum suntik, wanita pekerja seks, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, dan waria. (Hairil, 2020). Pubertas adalah masa transisi antara masa kanak-kanak dan dewasa yang dimulai dengan timbulnya kematangan seksual dan berlangsung dari 11 atau 12 tahun sampai 20 tahun, atau remaja. Kelompok remaja khususnya rentan terhadap tiga risiko kesehatan reproduksi yang dikenal dengan triad kesehatan reproduksi remaja (KRR) : seksualitas, narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif lainnya, serta HIV/AIDS (Kemenkes RI, 2017).

Remaja umumnya berisiko tinggi tertular HIV melalui hubungan seksual, paparan remaja, dan remaja yang kurang memiliki pengetahuan yang memadai tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas. Informasi yang diperoleh baik dari teman sebaya maupun media yang tidak tepat menyebabkan tingginya prevalensi remaja melakukan perilaku yang berisiko tertular PMS dan HIV/AIDS. Selain itu, dampaknya telah menyebabkan trauma fisik, psikologis, sosial, ekonomi dan budaya. Remaja sering terlibat dalam perilaku berisiko, seperti melakukan hubungan seks yang tidak aman, yang mengarah ke HIV/AIDS. (Ninda Ayu., Linda Juwita, 2018). Dengan kasus HIV dan AIDS yang meningkat dan menyebar dengan cepat, diperlukan program untuk membantu mengurangi jumlah kasus HIV-AIDS. Strategi yang efektif untuk mempromosikan perubahan perilaku dan mengurangi perilaku berisiko untuk pencegahan HIV.

Baca Juga  Badan Riset dan Inovasi Nasional Lakukan Pelatihan Pengolahan Ikan

Dalam rangka menyambut Hari Aids Sedunia 1 Desember 2022, Tim Pendidikan STIKES Maharani Malang. tertarik untuk melakukan kegiatan pendidikan kesehatan agar remaja mampu melindungi diri sendiri terhadap infeksi HIV AIDS melalui pendidikan kesehatan “Cegah HIV, Akhiri AIDS dan Berikan Akses untuk Semua” di SMP Negeri 1 Tumpang, Kab. Malang, kata Akbar Putra Ramadhan selaku Ketua Tim Pelaksana.

Akbar juga menyampaikan,”bahwa tujuan daripada dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan generasi muda tentang resiko dan pencegahan penularan HIVAIDS,” ungkapnya.

“Adapun Manfaat Kegiatan penyuluhan kesehatan ini, diharapkan dapat membantu para remaja terhindar dari faktor faktor penyebab penularan virus HIVAIDS,” jelasnya pula.

Semoga penyuluhan kesehatan bisa memberikan pemahaman tentang HIVAIDS kepada para remaja, terutama bagi anak yang masih sekolah. Semoga, Salam Satu Jiwa ! (John)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.