Bantu Korban Erupsi, ACT Banten Kirim Puluhan Ton Logistik ke Lumajang

oleh -188 Dilihat

Faktaexpose.com – Erupsi Gunung Semeru telah memunculkan duka tidak hanya bagi para korban, tapi juga bagi masyarakat Indonesia.

Dalam keadaan darurat seperti itu, bantuan logisitik menjadi sangat urgent guna menopang kehidupan sehari-hari para penyintas di pengungsian.

Dalam ikhtiar menolong saudara-saudari korban erupsi Gunung Semeru, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Regional Banten memberangkatkan bantuan logistik berupa pangan dan non-pangan ke lokasi bencana, pada Jum’at (17/12).

Bantuan diberangkatkan dari Masjid Raya al-Bantani, di Serang, Banten.

Direktur ACT Regional Banten Ais Komaruddin mengatakan, bantuan tersebut dihimpun dari masyarakat dari berbagai wilayah di provinsi Banten.

“50 ton sebenarnya terlalu kecil untuk warga Banten. Karena warganya tidak tahan melihat saudaranya mengalami musibah,” ujar Ais.

“Bantuan yang kita hadirkan adalah pangan untuk orang dewasa dan anak-anak. Baju juga tidak ada yang bekas. Kita memuliakan mereka dengan baju-baju baru,” lanjut Ais.

Baca Juga  Dugaan Kasus Pelecehan Oleh Oknum Anggota DPRD Klaten Sudah Hampir Setahun Belum Terkuak

Bantuan tersebut bakal diterima di posko-posko pendistribusian bantuan logistik ACT. Di sana, tambah Ais, ratusan relawan ACT yang bertugas bakal menyortir dan mendistribusikan bantuannya sesuai dengan apa yang dibutuhkan para penyintas.

Selain pendistribusian bantuan, ACT juga bakal membangun hunian terpadu sementara atau (interconnected community shelter).

“Kami sudah mendapat izin dari Bupati Lumajang untuk membangun hunian terpadu sementara di lahan seluas 1 hektar di desa Sumbermujur, Candipuro,” ujar Deputi Regional ACT Banten Suriadi.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Satpol PP, JNE, serta Denpom TNI yang ikut mengawal keberangkatan logistik tersebut menuju lokasi.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari MUI dan DKM Masjid Raya al-Bantani yang ikut melepas dan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pemberangkatan logistik tersebut.
(ted/pri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.