Faktaexpose.com, JAKARTA – Terminal bus Kalideres Jakarta Barat sudah mulai dipadati penumpang mudik lebaran 2026 dari tujuan berbagai daerah. Kepdatan sudah sejak H-8, namun lonjakan penumpang diprediksi H-7 sampai H -3.
Kepala terminal bus Kalideres Nur Prasetyo saat dikonfirmasi media menjelaskan,” ada kenaikan penumpang sejak kemarin H-8 dibanding hari hari biasa, penumpang yang akan berangkat berjumlah 1484 dengan tujuan berbagai daerah,” kata dia, Sabtu (14/3/2026).
Penumpang yang mendominasi tujuan Jawa Tengah 40,1%, Jabar 19,1%, Banten 10,3%, Jatim 10,3%, sedangkan tujuan Sumatera didominasi Sumsel 8,8%, Lampung 6,9% dan Sumbar 4,1%.
Sambung Prasetyo, Dan hari ini H-7 diprediksi akan melonjak hingga H-3 yaitu Rabu tanggal 18 Maret. Demi keselamatan penumpang, kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan cek urine kepada sopir.
” Pengecekan kesehatan dan cek urine kami bekerja sama dengan puskesmas Jakarta Barat,” jelasnya.
Disebut Prasetyo, untuk kenaikan tarif tiket saat ini 20% kemungkinan nanti pada H-5 hingga H-3 sampai 100%.
Di sisi lain, pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check juga dilakukan oleh petugas dari UPPKB Kedaung Kaliangke. Pemeriksaan meliputi tiga aspek, yakni administrasi kendaraan, unsur teknis utama, serta unsur teknis tambahan.
Unsur teknis tambahan tersebut di antaranya meliputi palu pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR), kotak P3K, dan perlengkapan keselamatan lainnya.Beberapa bus ditemukan memiliki kekurangan kecil atau bersifat minor, seperti lampu yang mati di salah satu sisi, tidak adanya palu pemecah kaca, atau kotak P3K yang kosong.
“Kekurangan yang sifatnya minor masih bisa ditoleransi, namun sebelum bus diberangkatkan harus dilengkapi terlebih dahulu,” jelasnya.
Selain itu, pemudik diingatkan untuk menggunakan transportasi resmi yang telah mendapatkan izin pemerintah serta naik dan turun penumpang di dalam area terminal. Penumpang juga diminta membeli tiket bus di loket resmi yang tersedia di terminal.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan, seperti mengunci pintu dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.
Selain itu, pemudik diingatkan untuk menggunakan transportasi resmi yang telah mendapatkan izin pemerintah serta naik dan turun penumpang di dalam area terminal. Penumpang juga diminta membeli tiket bus di loket resmi yang tersedia di terminal.
(Yons)
















