Faktaexpose.com, KUDUS – Sekitar 3000 warga terdampak banjir didesa Jetiskapuan Kecamatan Jati, Kudus. Dan hari ini Rabu (14/1) warga mulai dievakuasi, air merendam rumah warga bervariasi mencapai 30 hingga 70 sentimeter.
Evakuasi warga dilakukan oleh tim gabungan terkait bahkan ormas, lantaran banjir yang merendam rumah warga mulai meningkat pada malam sebelumnya.
“Semalam air di Jetiskapuan naik sekitar 40- 50 sentimeter, dan pagi ini masyarakat mulai kami evakuasi, saat ini ada 143 pengungsi dinposko Gedung Muslimat NU Loram Kulon,” kata Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris saat meninjau langsung di lokasi, Rabu (14/1/2025).
Penegasan pemerintah daerah Kudus memastikan penanganan dilakukan dengan cepat kepada korban banjir dengan kesiapan posko banjir, mulai dari logistik, pelayanan kesehatan hingga kebutuhan lainnya.
” Pemkab kudus bersama BPBD, dinas terkait, pihak Kecamatan Jati serta pemerintah desa setempat telah menyiapkan bantuan sembako, obat-obatan, perlengkapan mandi dan kebutihab lain,” ujar Sam’ani.
Bupati menyebut di siapkan dapur umum dipusatkan di Kecamatan Jati untuk langkah antisipasi apabila banjir meluas ke wilayah lain.
Selain itu Bupati juga memberikan bantuan hiburan kepada pengungsi dengan membawa mainan untuk anak-anak, dan bantuan hiburan juga diberikan dari RS Mardi Rahayu berupa TV.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Jetiskapuan Sudirno, evakuasi baru dilakukan hari ini, karena genangan air semalam belum terlalu tinggi, dan warga terdampak sekitar 3000 orang, dan sebagian besar masih memilih bertahan dirumah, meski air mencapai 70 sentimeter,” sebut Sudirno.
(Yons/Tim)
















