Faktaexpose.com, JAKARTA – Hari Koperasi di Indonesia diperingati setiap tanggal 12 Juli. Hal ini sesuai dengan Kongres Gerakan Koperasi Pertama di Tasikmalaya yang digelar pada 12 Juli 1947.
Di tahun 2025 ini, Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) sudah genap peringatannya yang ke-78. Ketua Umum Dekopin, Bambang Haryadi, menyampaikan bahwa tema “Koperasi Maju Indonesia Adil dan Makmur” akan digunakan untuk memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78. Dalam rangka perayaannya yang diselenggarakan pada 12 Juli 2025, Dekopin akan bersinergi dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop).
Tema tersebut diangkat karena selaras dengan tujuan pemerintah yang ingin membangkitkan dan memasifkan kembali koperasi di Indonesia. Selain itu, hal tersebut juga sesuai dengan UUD Pasal 33 bahwa perekonomian disusun dengan berasaskan kekeluargaan. Peringatan ini juga disertai dengan peresmian program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan menjadi penyeimbang ekonomi Indonesia. Dikutip dari laman Dekopin.coop.
Untuk mendirikan wadah koperasi bukan hal yang mudah, namun pengurus dan anggota harus memahaminya dari tujuan, yakni harus ada kesepakatan atau ARD/ART agar anggota akan dapat memahaminya maksud tujuan didirikan koperasi, hal ini di sampaikan Mahad kepala UPPP Muara Angke dikantornya, Jumat (11/7/2025).
” Ya perlu ada sosialisasi terlebih dahulu kepada anggota, kemudian juga harus transparan, karena koperasi sangat penting, nantinya dapat menjadi motor perekonomian pada anggota, apalagi di kawasan nelayan ini,” ujar dia.
Kebetulan disini ( di dinas KPKP) sudah ada koperasi namanya KPDP (Koperasi Dinas Perikanan) dibentuk sudah lama, bahkan bisa membantu dan manfaat pada anggota untuk simpan pinjam seperti untuk pendidikan dan perawatan sakit disini tidak ada uang jasa semua free nol persen, anggotanya masih aktif, bahkan yang sudah pensiun, namun tetap berjalan, sambungnya.
Lebih lanjut, kemudian dengan adanya simpan pinjam kepada anggota untuk usaha modal yang saat memerlukan, makanya koperasi itu sangat penting, namun juga harus lebih memahaminya dan transparan, karena ada iuran pokok dan iuran wajib ( iuran wajib mengembalikan saat kita pinjam).
Masih kata Mahad, Adanya Koperasi sangat bagus, karena bisa memberikan gerak perekonomian bersama secara transparan dan demokrasi, Untuk itu sangat perlu adanya koperasi apalagi dipemukiman nelayan ini, namun sekali lagi harus faham betul maskud tujuannya dan transparan kepada anggota.
” Selamat hari koperasi ke 78, semoga koperasi semakin terus merambah dan membangun perekonomian kerakyatan transparan,” tukas Mahad pada ungkapan ucapannya.
Sementara Bani ketua RW 22 Pluit Penjaringan Jakarta Utara, disebutkan ia ada 4 koperasi yang ada di wilayahnya.
” Ada empat bang, tapi saya kurang hafal nama namanya, ada koperasi agraria terkait pertanahan saya kurang tahu juga lainnya, ” kata Bani.
Dia juga belum bisa pastikan lebih jelas, koperasi yang ada di wilayahnya, koperasi memiliki ARD/ART dan difahami anggota.
” Bahwa memang ada ARD/ART bahkan anggotanya memahami itu, namun itu lebih baik, fihak dinas koperasi memberikan penyuluhan dan sosialisasi,” tuturnya.
(Yons)
















