News  

Akibat Cuaca Buruk Pendapatan Nelayan Turun 

Oplus_131072

Faktaexpose.com, JAKARTA – Kondisi cuaca saat ini tidak menentu, bahkan bencana terjadi dibeberapa daerah akibat guyuran intenitas hujan tinggi dengan disertai angin kencang, cuaca itu mempengaruhi hasil penangkapan nelayan.

” Kondisi saat ini cuaca tidak menentu bahkan angin barat cukup kencang dan gelombang tinggi hingga sampai 2 meter,” kata Arsyid (54) nahkoda kapal KM Bangkit Bahari, saat membongkar hasil tangkapan ikan di Pelabuhan nelayan Muara Angke, Rabu (19/11/2025).

Tanngkapan ikan disaat ini, kata dia, sangat mempengaruhi pendapatan tangkapan.

” Kondisi cuaca sekarang angin barat cukup kencang, belum juga anginnya. Tangkapan ikan saat ini lebih banyak tongkol, kalau musim angin Timur banyak tengiri,” ungkap dia.

Penangkapan ikan yang ia dapatkan di musim angin Timur mencapai 30 ton selama 2 bulan.

” Yaa kalau musim angin Timur kan dapatnya ikan tengiri nilai jualnya juga tinggi dibanding tongkol, harga tingiri Rp 80 ribu perkilo, namun tongkol Rp 20 ribu belum resiko cuacanya, kalau musim angin timur gelombang hanya 50 cm, secara ekonomi pendapatan jadi turun,” ujar Arsyid.

 

Dijelaskan Arsyid di musim angin Barat, dirinya pada saat penangkapan ikan hanya memberanikan diri disekitar laut Jawa, Namun pada musim angin Barat hingga mencapai ke laut Kalimantan, bahkan Pulau Bangka.

” Semua ada 15 crew kapal, 14 Abk berikut dengan saya jadi 15 orang,” sebut Arsyid.

Arsyid berharap kepada pemerintah, nelayan untuk lebih diperhatikan kesejahteraannya. Karena kata Arsyid, nelayan merupakan bagian salah satu pendorong ketahanan pangan.

(Yons)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *