Faktaexpose.com, PADANG HALUAN – BRI RO Padang mengalokasikan Rp4,92 triliun untuk penyaluran KUR Tahun 2025.
Dimana sampai dengan bulan Maret 2025 BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1,36 triliun (27,71 persen) kepada 31.561 debitur.
Penyaluran dan sebaran KUR BRI terbanyak secara berurut ada di Kab. Pesisir Selatan dengan penyaluran Rp156 miliar kepada 3.508 debitur. Kemudian Kota Padang dengan penyaluran Rp140 miliar kepada 2.978 debitur. Kab. Lima puluh Kota dengan penyaluran Rp111 miliar kepada 3.023 debitur. Kab. Tanah Datar dengan penyaluran Rp102 miliar kepada 2.554 debitur.
Kab. Pasaman dengan penyaluran Rp97 miliar kepada 2.447 debitur. Kota Sawahlunto dengan penyaluran Rp95 miliar kepada 2.106 debitur. Kab. Dharmasraya dengan penyaluran Rp77 miliar kepada 1.597 debitur.
Kab. Padang Pariaman dengan penyaluran Rp76 miliar kepada 2.047 debitur. Kab. Agam dengan penyaluran Rp74 miliar kepada 2.138 debitur. Kab. Kerinci dengan penyaluran Rp71 miliar kepada 1.389 debitur.
Kab. Pasaman Barat dengan penyaluran Rp55 miliar kepada 1.321 debitur. Kab. Solok dengan penyaluran Rp51 miliar kepada 1.590 debitur. Kota Bukittinggi dengan penyaluran Rp46 miliar kepada 645 debitur.
Kab. Solok Selatan dengan penyaluran Rp42 miliar kepada 1.120 debitur. Kota Payakumbuh dengan penyaluran Rp40 miliar kepada 926 debitur. Kota Pariaman dengan penyaluran Rp30 miliar kepada 512 debitur. Kota Sungai Penuh dengan penyaluran Rp28 miliar kepada 602 debitur. Kota Solok dengan penyaluran Rp23 miliar kepada 444 debitur. Kota Padang Panjang dengan penyaluran Rp17 miliar kepada 346 debitur. Kota Kampar dengan penyaluran Rp16 miliar kepada 53 debitur. Kab. Muaro Jambi dengan penyaluran Rp4 miliar kepada 86 debitur dan Kab. Kep. Mentawai dengan penyaluran Rp3,9 miliar kepada 129 debitur.
Untuk mencapai target penyaluran KUR tahun 2025, BRI RO Padang melakukan berbagai upaya, antara lain, pemasaran masif kepada nasabah eksisting BRI.
Sosialisasi kepada UMKM binaan pemerintah daerah, provinsi, dan BUMN. Pemasaran melalui media elektronik dan cetak. (*)
















