January 20, 2022

Home » Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2021, Kapolres Bacakan Amanat Kapolri

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2021, Kapolres Bacakan Amanat Kapolri

faktaexpose.com, JAKARTA, – Polres Pelabuhan Tanjung Priok kamis (23/12/2021) pagi menggelar pasukan operasi lilin 2021 dalam rangka kesiapan perayaan natal dan malam pergantian tahun baru 2022.

Apel tersebut digelar di halaman Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana sedangkan sebagai komandan apel dipimpin Iptu Mansyur.

Apel yang digelar dihadiri 187 personil yang tergabung yakni dari pejabat TNI, Polri, Instansi dan stackholder yang berada di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dengan mengedepankan prtokol kesehatan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana di depan pasukan apel yang tergabung membacakan amanat Kapolri yakni dengan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021 kita tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kholis kembali bacakan Amanat Kapolri, Perayaan hari Natal dan Tahun Baru menjadi bagian tradisi dari masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah dan berkumpul dengan keluarga sehingga akan meningkatkan mobilitas aktivitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar serta penyebaran pendemi Covid 19, data dari Kemenhub di prediksi sekitar 11 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas selama liburan Nataru. sehingga berpotensi terjadinya lonjakan Kasus Covid 19.

Pelaksanaan Natal dan Tahun Baru ini kita harus lebih berhati-hati dengan munculnya penyebaran Covid 19 jenis baru Omicron yang memiliki kecepatan penyebaran 5 kali lebih cepat dari Varian Delta yang ditemukan di 103 negara.Indonesia telah ditemukan 5 orang tertular Virus Omicron tersebut.

Saat ini Indonesia menjadi Negara yang menjadi peringkat pertama di Asia tenggara dalam rangka pemulihan Covid 19 sehingga harus tetap kita pertahankan dengan berbagai upaya dari bahaya Covid 19 dengan asas keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi ” Salus Populi Supreme Lex Esto”.

Polri dengan dukungan TNI, Pemda, Pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan Operasi Lilin 2021 selama 10 hari mulai tanggal 23 Desember 2021 s/d 2 Januari 2022. Fokus pengamanan Gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal bus, stasiun KA, Pelabuhan dan Bandara. Dalam pelaksanaan Operasi mengerahkan kekuatan berjumlah 177.212 Personil gabungan dari Polri,TNI,Sat Pol PP, Dishub,Dinkes,, Pramuka,PMK, Linmas,Senkom dan Instansi lainnya.ditempatkan di 19.464 Pos Pengamanan dan 1.082 Pos Pelayanan.

6.Kemudian untuk momentum pertumbuhan ekonomi dan Menjaga penyebaran Covid 19 menjelang Nataru dilakukan langkah pengendalian antara lain: Kedisplinan Prokes 3 M, Penguatan PPM Mikro, Mendorong pengelola tempat wisata untuk mendapatkan sertifikat CHSE, Melaksanakan penjagaan dan Pengamanan tempat Ibadah dengan kapasitas 50 %, Persyaratan Perjalanan, Pengawasan dan Penguatan Karantina, Lakukan Testing, Tracing dan Treatment, Lakukan Swab Antigen kepada masyarakat yang melakukan perjalanan, Melakukan Vaksinasi target 70% pada Kabipaten/Kota, Rekayasa Lalulintas, Pengamanan Obvit.

7.Berdasarkan Maping kerawanan yang telah dilakukan terdapat prediksi gangguan Kamtibmas yang harus diantisipasi antara lain : Ancaman Kelompok Intoleran, Radikalisme, Terorisme, Aksi Kriminal Curhat,Curas, Curanmor, Balap liar, Lahgun Narkoba, Pesta Miras, Perusakan Fasilitas umum, Kerumunan massa yang berpotensi menyebabkan penularan Covid 19, Bencana alam Banjir tanah longsor di musim hujan.

8.Dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2021 di sampaikan penekanan untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 yaitu : Jaga Stamina dan Kesehatan Mental fisik selama perjalanan Operasi niatkan Ibadah kepada Tuhan YME, Lakukan Deteksi dini terhadap dinamika, fenomena yang berkembang sehingga dapat dilakukan langkah langkah pencegahan yang prediktif, Laksanakan Pengamanan secara Profesional, Humanis dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dimana pun, kapanpun, sebagai wujud representasi negara ditengah masyarakat., Lengkapi sarana dan prasarana di Pos Pam,Pos Yan mulai dari tempat Isolasi sementara, aplikasi peduli lindungi, gerai vaksinasi, pos kesehatan, pengecekan Swab Antigen, panel data informasi dan inovasi pelayanan lainnya,Dorong para pengelola wisata pusat perbelanjaan dan tempat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan untuk memasang dan menerapkan aplikasi peduli lindungi, Kawal dan awasi betul aktivitas masyarakat di titik Obyek Vital dengan mengedepankan 3 M, mantapkan kerja sama sinergi dan soliditas para pihak terlibat satukan visi dan tujuan demi keberhasilan pelaksanaan Operasi.” tutup Kholis.

(Yons)