BPS Sumbar : Tercatat Sudah Berkurang 0,33% Dari Tahun Lalu dan Masih Ada 179,51 Ribu Pengangguran di Sumbar

oleh -92 Dilihat
oleh

Faktaexpose.com, PADANG, – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumbar merilis keadaan ketenagakerjaan Sumbar pada Agustus 2023.

Statistisi Madya BPS Sumbar, Mila Artati menyampaikan penduduk usia kerja pada Agustus 2023 sebanyak 4,34 juta orang. Naik sebanyak 206,04 ribu (y-on-y) dibanding Agustus 2022.

“Penduduk usia kerja yang berumur 15 tahun keatas,” ujarnya, Senin (6/11/2023) kemarin. 

Sebagian besar penduduk usia kerja itu, merupakan angkatan kerja sebanyak 3,02 juta orang (69, 61 persen). Sisanya termasuk dalam bukan angkatan kerja.

“Dimana yang termasuk angkatan kerja adalah yang bekerja dan pengangguran. Sedangkan yang bukan angkatan kerja adalah penduduk usia kerja yang kegiatan utamanya sekolah, mengurus rumah tangga atau melaksanakan kegiatan lainnya selain kegiatan pribadi,” kata dia. 

Pada Agustus 2023, komposisi angkatan kerja terdiri dari 2,84 juta orang bekerja dan 179,51 ribu pengangguran. 

“Penduduk yang bekerja naik 156,76 ribu (5,83 persen) dan pengangguran pada Agustus 2023, berkurang 60 ribu orang (0,33 persen) dibandingkan Agustus 2022,” ujarnya. 

Baca Juga  Warga Nelayan Muara Angke Gelar Acara Pesta Laut

Untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun 0,34 persen dari 6,28 persen pada Agustus 2022 menjadi 5,94 persen pada Agustus 2023.

Jika dilihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) atau persentase banykanya angkatan kerja dengan penduduk usia kerja, maka pada Agustus 2023 sebesar 69,61 persen atau naik 0,31 persen. 

Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki sebesar 82,21 persen. Lebih tinggi dibanding TPAK perempuan sebesar 56,94 persen. 

“Jika dibandingkan tahun sebelumnya, TPAK laki-laki turun 0,37 persen poin, sedangkan TPAK perempuan naik 0,66 persen poin,” jelasnya

Untuk tingkat pendidikan, penduduk bekerja masih didominasi mereka yang berpendidikan SD kebawah yaitu sebanyak 31,62 persen

“Sedangkan Diploma I/II/III, Diploma IV, S1, S2, S3 sebanyak 17,03 persen,” tuturnya.

 (Widya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *